
MERANGIN – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh tim gabungan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Pada Rabu (16/9/2026), pengecekan dan pemadaman titik panas yang terpantau pada Selasa (15/09/2026) di wilayah Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalo Tantan.
Informasi awal mengenai keberadaan hotspot tersebut berasal dari laporan masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel TNI dan Polri bersama unsur terkait bergerak menuju lokasi untuk melakukan ground check, pendataan, pemadaman, serta pendinginan area terdampak.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran terjadi pada lahan mineral milik masyarakat dengan luas area yang terbakar diperkirakan mencapai ±20 hektare. Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Dalam operasi tersebut, kekuatan personel yang terlibat antara lain 8 personel TNI, 10 personel Polri, 15 personel BPBD, serta 10 personel dari PT JEBUS. Tim juga didukung sarana dan peralatan pemadaman, termasuk kendaraan roda dua, tangki semprot air, mesin alkon, mesin Waterax, mesin Robin, selang hisap dan selang buang.

Tim gabungan menghadapi sejumlah kendala dalam proses penanganan, terutama kondisi akses jalan yang sulit dilalui serta semak belukar di sekitar lokasi. Selain itu, sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran turut menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.
Meski demikian, personel tetap melakukan berbagai upaya, mulai dari pengumpulan dokumentasi dan data, koordinasi dengan aparat terkait, pemadaman titik api yang masih menyala, hingga pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Laporan ( yo2)
