
Merangin, – Memasuki hari ketiga,di bakarnya hutan PT Jebus Maju seluas lima belas hektar lebih, kini api di lokasi terbakarnya hutan PT Jebus Maju sudah mulai padam.
Meski sebagian sudah padam, namun tim dari PT Jebus Maju masih terus melakukan pendinginan dan pemadaman total di lokasi terbakarnya hutan PT Jebus Maju.
Risgianto menager PT Jebus Maju,menjelaskan jika untuk saat ini api sudah padam di lokasi yang terbakar,dan saat ini dalam suasana pendinginan.
“Api sudah mulai padam, tapi masih banyak bara, tim lagi berupaya pemadaman bara api yang ada di lokasi,”ucap Risgianto, Rabu (16/9).
Risgianto juga mengatakan,karena kebakaran yang di duga ada unsur kesengajaan, perusahaan meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kejadian ini.
“Kami meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus pembakaran ini,sebab kejadian ini di sengaja dan harus ada efek jeranya,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari perusahaan, terkait dugaan lahan hutan milik PT jebus maju yang sengaja di bakar orang, kini polisi masih terus bekerja melakukan penyelidikan di lapangan.
” Kita atensi setiap ada laporan karhutla, Dan kita sudah menurunkan petugas untuk mendalami kasus ini” ungkap Kapolres Merangin.
Jika terbukti ada pihak yang sengaja melakukan pembakaran hutan, Kapolres Merangin dengan tegas akan melakukan penindakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
” Kalau ada pihak atau oknum yang sengaja membakar, sudah sangat jelas sanksi hukum akan kita jatuhkan ke mereka yang sengaja melakukan pembakaran hutan, apalagi pemerintah sedang berjuang untuk bisa terus memadamkan api di sejumlah lokasi yang terbakar, dan pemerintah pusat juga sangat konsen membantu penanganan kasus karhutla ‘ tegas Kapolres.
Laporan ( Abi)
