
Merangin-Bupati Merangin H M Syukur menepati janjinya, untuk mengeksekusi rumah-rumah tempat hiburan malam dan lokasi prostitusi, di Jalan jalur dua Simpang Tengkorak Bangko, kabupaten Merangin Jambi yang sudah sangat meresahkan masyarakat, Sabtu (20/9/2025).
Eksekusi pembongkaran sebelas ‘rumah bordir’ itu dilakukan dengan menggunakan alat berat, setelah pemilik rumah sekaligus pengelola hiburan malam dan protitusi tersebut, tidak mengindahkan peringatan yang berulangkali diberikan Pemkab Merangin.
‘’Kita sudah berikan surat peringatan selama tiga hari untuk dibongkar secara mandiri, tapi ini juga tidak dilakukan pemiliknya. Akhirnya hari ini kita bongkar secara paksa, karena semuanya melanggar aturan,’’ujar M Syukur Sabtu (20/9/2025).
Sebelumnya bupati, sudah melakukan jalur persuasif kepada para pemilik hiburan malam itu. Mereka telah diundang di Rumah dinas bupati.
Saat itu bupati mempesilahkan mereka berjualan di warungnya, dari pagi hari pukul 06.00 Wib sampai pukul 21.00 Wib. Tapi setelah dua minggu dipantau ternyata tidak juga dindahkan. Mereka melanggar surat pernyataan yang sudah mereka tandatangani.
‘’Saya sudah berkomitmen saya bongkar. Sebagai bupati dengan bijak, dengan kemanusiaan, sudah saya rangkul, saya bina. Bahkan saya janjikan mereka kalau mau usaha warung-warung kita bantu melalui UMKM, tapi tidak juga diindahkan,’’terang Bupati.
Dalam eksekusi ini dilakukan Tim Gabungan sebanyak 150 orang, terdiri dari Satpol PP, anggota Polisi Polres Merangin dan anggota TNI.
‘’Saya berterimakasih kepada semua pihak, Pak Kapolres, Pak Dandim. Eksekusi ini didukung penuh oleh semua pihak, kami berjalan bersama memberantas kemaksiatan di Bumi Merangin,’’jelas Bupati.
Sementara itu Kapoles Merangin AKBP Kiki Firmansyah menegaskan sangat mendukung upaya yang dilakukan bupati. Bahkan dampak dari tempat itu, juga muncul kasus curanmor dan menjadi daerah rawan kejahatan.
Sementara itu H Arfandi salah seorang tokoh agama di Merangin, sangat berterimakasih kepada bupati, atas eksekusi yang dilakukan. Para tokoh agama dan masyarakat sangat mendukung langkah tersebut.
‘’Alhamdulillah kita punya bupati yang jarang melakukan razia tempat hiburan malam, tapi langsung mengeksekusi tempat hiburan malam dan tempat maksiat ini. Saya sudah ikuti tujuh bupati, tapi Pak H M Syukur ini yang paling luar biasa,’’terang H Arfandi.
Laporan ( Abi )
