Fri. Mar 28th, 2025

Merangin-Seorang pemuda Hermawan (28) warga Desa Tanjung Dalam kecamatan Lembah Masurai kabupaten Merangin, Jambi Minggu (23/3/2025) ditemukan tewas di kebunnya. Dugaan tewas korban karena tertebas senjata tajam jenis parang miliknya dibagian kaki.


Informasi yang berhasil dihimpun kejadian ini bermula pada hari Jumat (21/3/ 2025) sekitar pukul.09.00 WIB korban berpamitan berangkat ke kebun dengan membawa 1 (satu) buah Senjata tajam jenis parang dan pada pukul.17.00 WIB korban tidak kunjung pulang. Keesokan harinya, orang tua korban berusaha mencari keberadaan korban namun tidak ketemu dan kemudian orang tua korban meminta bantuan kepada warga untuk mencari keberadaan korban.


Lalu pada Hari Minggu (23/3 2025) sekitar pukul.07.00 WIB pihak korban bersama Perangkat Desa dan Masyarakat Desa Tanjung Dalam melakukan pencarian kembali terhadap Korban dikebun korban tempat korban bekerja dan kemudian pada pukul 08.00 WIB warga menemukan korban berada di kebun kopi tempat korban bekerja dalam kondisi telah meninggal dunia.


Mendapatkan informasi tersebut lalu Polsek Lembah Masurai melaporkan kejadian tersebut kepada Kasat Reskrim Polres Merangin, kemudian dibantu oleh Tim Medis Puskesmas Lembah Masurai melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.


Kapolres Merangin AKBP Roni Syahendra melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Mulyono membenarkan kejadian ini.


“Ya korban adalah petani, dari pemeriksaan luka pada tubuh korban ditemukan luka di punggung Kaki sebelah kanan sehingga Urat Tendon putus dengan ukuran panjang 4 Cm dalam 1 Cm yang diduga akibat terkena senjata tajam parang milik korban pada saat korban bekerja dan tidak ditemukan adanya luka penganiayaan pada tubuh korban”jelas Mulyono Senin (24/3/2025)


Lebih lanjut Kasat mengatakan jika Pihak Keluarga Korban keberatan untuk dilakukan Autopsi dan Pihak keluarga Korban menerima atas kejadian tersebut.


“Dimungkinkan Kematian disebabkan korban kehabisan darah karena saat itu korban sendirian bekerja di kebun dan jaraknya cukup jauh dari pemukiman”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *