
Merangin, 22 November 2024 – Kegiatan Jum’at Curhat yang digelar oleh Satlantas Polres Merangin berlangsung dengan penuh kehangatan di ruang Satlantas Polres Merangin. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat Lantas, Kanit Kamsel, serta anggota Kamsel Satlantas, dan disambut hangat oleh Ketua dan anggota SENKOM Kabupaten Merangin.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Lantas Polres Merangin, AKP Eko Sutoyo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk mempererat hubungan antara Polres Merangin dan masyarakat, khususnya dalam hal lalu lintas. “Kami berharap dengan adanya kegiatan Jum’at Curhat ini, masyarakat dapat lebih terbuka dalam menyampaikan pertanyaan, masukan, dan keluhan terkait lalu lintas. Kami siap untuk memberikan solusi terbaik bagi setiap permasalahan yang ada,” ujar Kasat Lantas.
Kegiatan Jum’at Curhat dimulai dengan beberapa pertanyaan dari Ketua SENKOM Kabupaten Merangin yang menginginkan penjelasan terkait kemungkinan pembuatan SIM secara massal atau kolektif. Menanggapi hal ini, Kasat Lantas menjelaskan bahwa SIM adalah bukti kompetensi dalam mengemudi kendaraan yang harus didapatkan melalui tahapan yang telah ditetapkan. “Untuk pembuatan SIM baru, masyarakat tetap harus mengikuti prosedur yang ada. Namun, untuk perpanjangan SIM, kami sudah menyediakan fasilitas online agar masyarakat lebih mudah dan efisien,” jelas Kasat Lantas.
Tak hanya itu, salah satu anggota SENKOM juga mengusulkan agar Sat Lantas Polres Merangin memberikan edukasi lebih lanjut mengenai tertib berlalu lintas dan proses penerbitan SIM online. Kasat Lantas menyambut baik usulan tersebut dan memastikan bahwa sosialisasi mengenai hal tersebut akan segera dijadwalkan. “Kami akan terus berupaya untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas, serta kemudahan yang ada dalam layanan SIM online,” kata Kanit Kamsel.
Kegiatan Jum’at Curhat ini berjalan dengan lancar dan di akhiri dengan sesi foto bersama. Kasat Lantas Polres Merangin mengharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai wadah komunikasi yang positif antara polisi dan masyarakat. “Melalui dialog seperti ini, kami dapat mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terkait lalu lintas, dan kami akan berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik,” tutup Kasat Lantas
