Sun. Jul 6th, 2025

Nanang Fahrurozi, Jambi

Bungo-Muhamad Farhan Saputra (18) warga kelurahan Cadika kecamatan Rimbo Tengah kabupaten Bungo, Jambi menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan komplotan penagih hutang. Bahkan video penganiayaan dan pengeroyokan yang berdurasi 0,25 detik itu viral di media sosial.
Informasi yang dihimpun media ini, kejadian tersebut bermula saat 6 orang penagih hutang mendatangi rumah korban, lalu beberapa penagih hutang memaki ibu korban karena saat di tagih hutang belum bisa membayar. Merasa tidak terima orang tuanya di maki-maki para penagih hutang korban keluar menemui para penagih hutang.
Korban dan para penagih hutang pun terjadi cek cok hingga salah satu penagih hutang memegangi korban dan rekan penagih hutang lainnya langsung memukuli korban berulang kali, korban pun diam tak memberikan melawan. Sementara kakak korban yang saat itu juga berada di lokasi merekam kejadian tersebut, usai menganiaya para penagih hutang ini pun pergi.
“Iya kejadiannya hari Jumat (28/6/2024) lalu, saat itu sekitar pukul 10.00 WIB mereka datang menagih hutang. Mereka memaki orang tua saya, saya juga tidak tahu berapa hutang orang tua saya kok sampai dimaki-maki, lalu saya tidak terima malah mereka memukuli saya”terang Muhammad Farhan Minggu (30/6/2024).
Lebih lanjut Farhan mengatakan jika kasusnya sudah dilaporkan kepada polisi.
“Saat itu juga saya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bungo. Dari hasil visum saya mengalami luka robek dibagian mata kiri dan luka lebam dibagian mata kanan. Sekarang semuanya saya serahkan kepada hukum”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *